![]() |
| Media tanam kaktus. |
Kaktus adalah tanaman yang tandus/tidak banyak membutuhkan banyak air. Atau bisa disiram dalam 2 kali dalam seminggu. Kaktus juga dapat berkembang dengan media tanam yang biasa. Namun untuk kaktus yang perkembangannya baik, bisa menggunakan media tanam yang racikan(bersifat porous/berongga).
Berongga ini dapat menjadikan kaktus tidak busuk akar dan aman untuk akarnya. Dikarenakan air yang tidak mengendap di media nya. Adapun beberapa bahan media tanam premium, murah dan bagus bersifat berongga. Apa saja itu:
1. Tanah subur
Yang pertama ada tanah subur. Tanah subur yang memiliki tektur gembur dan ada makhluk organisme nya seperti cacing dan lainnya.
2. Pasir malang
Pasir malang adalah pasir yang berbentuk bebatuan krikil kecil yang berwarna hitam. Pasir ini berasal dari malang karna terbentuk dari bebatuan vulkanik. Berfungsi untuk menjaga kelembapan kaktus jika digunakan untuk topping kaktus.
3. Perlite
Perlite ini cocok untuk media tanam premium. Bisa juga digunakan untuk media semai biji kaktus. Perlite membuat media tanam kaktus menjadi berongga.
4. Kompos daun
Kompos daun ini bermanfaat untuk membuat kaktus cepat tumbuh besar. Karena terkandung nutrisi di dalamnya. Bisa mengembalikan unsur hara yang ada pada tanah.
5. Pupuk kandang
6. Sekam bakar
7. Pumice
Pumice adalah batu apung yang khusus untuk tanaman bisa juga digunakan untuk aquarium. Pumice atau batu apung adalah media tanam premium yang sering digunakan untuk kaktus astrophytum.
Bisa mencampurkan semua media kecuali sekam bakar, pumice, pasir malang pilih salah satu dari 3 tersebut. Campurkan semua bahan tersebut dengan perbandingan 1:1:1:1. Campurkan tanah, sekam bakar, pupuk kandang, kompos daun, pasir malang/pumice/perlite.
Demikian artikel tentang 7 media tanam yang cocok untuk tanaman kaktus. Baca juga artikel lainya hanya di seputarhijau.
